Magetan, Ragamjatim.com – Proses dan hasil seleksi perangkat desa Nguntoronadi Kecamatan Nguntoronadi masih menjadi perbincangan publik baik di warung warung maupun di media sosial. Hal yang disoroti masyarakat adalah adanya dugaan kejanggalan hasil nilai peserta yang jadi dari 4 formasi yang diperebutkan tiga peserta yang lolos memperoleh nilai 100 pada mata ujian yang sama yaitu Pengetahuan khusus. Bahkan ada peserta yang lolos dengan nilai sempurna di 3 mata ujian 100.
Hal tersebut mendapat tanggapan serius dari DPRD Magetan. Salah satunya dari Didik Haryono sekretaris komisi A. Dirinya menyampaikan kalau melihat hasil ujian perangkat desa Nguntoronadi yang sempurna patut diduga ada indikasi permainan dan ketidakjujuran dari panitia dalam proses itu.” Aneh saja peserta yang lolos ada nilai sempurma 100 pada mata ujian yang sama,” ujar Didik Haryono.
Politisi Partai Golkar tersebut berharap Camat, Kepala Dinas PMD jangan terburu buru menetapkan hasil seleksi perangkat desa Nguntoronadi. Hendaknya Dinas PMD dan Camat bisa dilakukan cek dan ricek hasil ujian.
Melihatnya ada 3 indikasi yang pertama penetapan dari pihak ke tiga sebagai tim penguji. kedua melihat hasilnya bagaimana prosesnya.” Kalau memang ada indikasi permainan harus dilakukan ujian ulang,” tegas Didik.
Rekurtmen perangkat desa sekarang jangan dibuat main main.Tanggung jawab perangkat desa sekarang lebih berat dan sulit, maka harus mencari perangkat desa yang kompetensi tidak dengan main main seperti itu.(*)





