Pengukuhan Kepala BI Jember Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Daerah

Bupati Jember Muhammad Fawaid saat pengukuhan Kepala BI Jember
Bupati Fawaid di acara pengukuhan Kepala Cabang Perwakilan BI Jember di Gedung Serba Guna BI

Jember, Ragamjatim.com – Bupati Jember Muhammad Fawaid menegaskan bahwa Kabupaten Jember saat ini memposisikan diri sebagai pusat pergerakan ekonomi di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Senin (5/1/2026).

Iqbal Reza Nugraha Resmi Dikukuhkan sebagai Kepala BI Jember

Dalam pertemuan strategis tersebut, Iqbal Reza Nugraha resmi dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember yang baru. Momentum ini dinilai penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Gus Fawaid menegaskan bahwa Jember memegang peran krusial sebagai tolok ukur kemajuan bagi kabupaten-kabupaten di sekitarnya.

Tantangan Kemiskinan Jadi Peluang Lompatan Pembangunan

Meski mengakui angka kemiskinan di Jember masih tergolong tinggi, Bupati Fawaid memandang kondisi tersebut sebagai peluang untuk melakukan lompatan besar melalui kebijakan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Ia mengapresiasi semangat kolektif para kepala daerah di wilayah Tapal Kuda, mulai dari Situbondo, Bondowoso, Lumajang, hingga Banyuwangi, yang terus melakukan terobosan pembangunan di daerah masing-masing.

Jember Disiapkan sebagai Motor Penggerak Kawasan Tapal Kuda

Menurut Gus Fawaid, Jember memiliki keunggulan strategis yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan Tapal Kuda secara keseluruhan.

“Hari ini kami bangga, seluruh bupati di Tapal Kuda berikhtiar maksimal. Ada Situbondo dengan terobosannya, Bondowoso yang masif, hingga Banyuwangi yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Kami di Jember sedang berikhtiar menyinergikan kebijakan jangka pendek, menengah, dan panjang untuk menjadi motor penggerak utama,” ujarnya.

Revitalisasi Bandara Jember Jadi Kunci Akselerasi Ekonomi

Salah satu strategi utama yang disiapkan adalah menghidupkan kembali peran Bandara Jember sebagai pintu masuk utama menuju pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur bagian timur.

Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan konektivitas langsung dengan dua kutub ekonomi nasional, yakni Jakarta dan Bali, guna mempercepat arus investasi dan mobilitas.

“Target kami tahun 2027 Bandara Jember akan dilakukan pelebaran dan perpanjangan landasan. Ini penting agar pesawat berbadan lebar bisa masuk, sehingga kolaborasi ekonomi dengan Banyuwangi dan Situbondo dapat berjalan lebih cepat,” tambahnya.

Peran BI Diharapkan Tekan Kemiskinan dan Tingkatkan Kesejahteraan

Gus Fawaid juga menekankan pentingnya peran Bank Indonesia dalam mengawal sektor moneter dan mendukung kebijakan pembangunan di wilayah Tapal Kuda.

Ia berharap sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan pengawasan BI Jember mampu menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Optimisme Tapal Kuda Menuju Kawasan Unggulan Jawa Timur

Dengan optimisme tinggi, Gus Fawaid meyakini citra Tapal Kuda yang selama ini kerap dianggap tertinggal akan segera berubah menjadi salah satu kawasan paling membanggakan di Jawa Timur, bahkan di tingkat nasional.

“Insya Allah, ke depan Tapal Kuda akan menjadi kebanggaan kita semua. Dengan dukungan seluruh pihak, kita akan membuktikan bahwa wilayah ini mampu melompat lebih jauh,” pungkasnya.(*)

Penulis: Redaksi