Blog

  • Seru! Skirmish Joyoboyo Airsoft Club Kediri dengan Kostum Unik

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Di tengah popularitas olahraga airsoftgun yang kian meningkat, komunitas joyoboyo airsoft club di Kediri menghadirkan inovasi unik dalam kegiatan skirmish (latihan airsoftgun, red) mereka.

    Alih-alih memakai kostum ala militer seperti kebanyakan airsofter, komunitas ini memilih pendekatan berbeda: menggunakan kostum karakter.

    Mulai dari spiderman, dinosaurus, hingga sosok-sosok horor, bahkan daster ala emak-emak, semua menjadi bagian dari gaya mereka. Hal ini dilakukan untuk memberikan suasana segar dan menghindari kebosanan dalam permainan.

    Meski kegiatan mereka penuh warna dengan kostum tematik, keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

    “Skirmish tematik ini supaya teman-teman airsoft tidak bosan, meski begitu kita tetap mengedepankan keamanan bagi pemain. Yang paling utama kacamata safety dan batas kecepatan unit airsoftgun (FPS) atau kecepatan unit airsoftgun itu sendiri,” kata Ketua Joyoboyo Airsoft Club, Guntoro, Senin 6 Januari 2025.

    Latihan dengan konsep skirmish tematik ini mendapatkan sambutan positif dari para anggota komunitas. Salah satunya adalah Rhian Dafi, seorang penggemar airsoft yang telah aktif sejak masa SMA.

    Menurut Rhian, ide kreatif yang diusung Joyoboyo Airsoft Club sangat menarik, terutama karena jarang ditemui di komunitas airsoft lainnya di Jawa Timur.

    “Saya ikut airsoft ini sejak SMA, karena memang saya suka olahraga yang ada adrenalinnya. Kalau skirmish tematik ini hanya variasi intermeso saja biar tidak jenuh,” kata Rhian.

    Komunitas Joyoboyo Airsoft Club Kediri bermain skirmish dengan kostum tematik unik seperti Spiderman, dinosaurus, hingga daster emak-emak.
    Skirmish tematik joyoboyo airsoft club Kediri berpakaian dari tokoh Spiderman hingga daster Emak-emak (Foto : Istimewa)

    Untuk diketahui, komunitas joyoboyo airsoft club mengadakan latihan rutin setiap dua minggu sekali dengan lokasi yang selalu berganti. Mulai dari hutan, bangunan terbengkalai, hingga medan buatan menjadi arena pertempuran mereka.

    Jenis airsoftgun yang digunakan pun beragam, seperti tipe Spring yang bertenaga per, AEG (Automatic Electric Gun) dengan tenaga baterai, hingga GBB (Gas Blowback) yang menggunakan gas sebagai tenaganya. Sementara itu, peluru yang digunakan terbuat dari plastik dengan diameter 6 milimeter, dikenal sebagai Ball Bullet (BB).

    Selain seru, kegiatan ini mempererat persaudaraan antaranggota komunitas. Dengan kostum-kostum unik, mereka tidak hanya bermain tetapi juga berbagi tawa dan kreativitas.

    Jika Anda penasaran dengan dunia airsoftgun, komunitas ini bisa jadi inspirasi untuk mencoba olahraga yang penuh strategi, kerja sama, dan adrenalin ini. Jangan lupa, keamanan tetap yang utama.(*)

  • Program MBG SMPN 5 Kota Madiun Tanpa Sendok dan Air Minum

    MADIUN (WartaTransparansi com) –  Program Pemerintah Jakarta, Makan Bergizi Gratis (MBG), secara nasional serentak digelar mulai hari ini, Senin (6/01/2025). Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 (SMPN 5) Kota Madiun, Jawa Timur, menjadi salah satu dari 190 titik di 26 provinsi yang menggelar kegiatan tersebut.

    Program MBG itu diikuti seluruh siswa mulai dari kelas 7 hingga 9, sebanyak 420 (dari 445) siswa laki-laki dan perempuan pada sekolahan yang berada di Jl. Semeru No. 11, Alun-alun Timur, Kota Madiun.

    Sedangkan menu disediakan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kodim 0803 Kota Madiun, dalam bentuk menu siap saji dalam kemasan kotak berbahan aluminium.

    Program pemenuhan nutrisi bagi siswa sekolah itu prospektif dalam turut membantu proses pencerdasan para siswa. Namun, agaknya penyelenggara kurang memperhatikan aspek kelengkapan menyantap makanan pokok.

    Misalnya, sejumlah siswa masing-masing memperoleh satu kotak makanan termasuk lauk pauk, plus sendok makan plastik sebagai kelengkapannya. Namun, tak sedikit siswa lainnya tidak mendapatkan kelengkapan sendok tersebut.

    Hal itu cukup membuat siswa yang tidak memperoleh sendok makan, menjadi kebingungan sesaat. Meski akhirnya teratasi, lantaran para siswa membawa sendok makan sendiri, sebagai kelengkapan bekal makan siang dari rumah masing-masing.

    “Ya bingung sesaat saja. Saya segera ingat. Saya bawa sendok makan dari rumah. Kan ada sendoknya saat bawa bekal makan dari rumah. Hanya kurang praktis sajalah. Mungkin begitu,” kata Naomi, siswi kelas 8C, yang diamini dua teman sekelasnya, Olievia dan Keyza, kepada jurnalis di ruang kelas di sela mereka menyantap menu MBG.

    Kecuali itu, seluruh siswa yang memperoleh nasi kotak juga tidak mendapat air minum, sebagai ‘sah’ nya seseorang usai menyantap makan siang.

    Meski begitu, lagi-lagi kebetulan masing-masing siswa sudah membawa sendiri air minum dari rumahnya. Sehingga ketaktersediaan air minum dalam kegiatan itu sudah dapat diatasi sendiri oleh para siswa.

    “Jadi, bagi siswa yang tidak mendapat sendok makan, diminta cuci tangan dulu, dan makan dengan tangan. Sedangkan untuk air minum, para siswa sudah membawa sendiri dari rumah masing-masing,” tutur Drs. Sujitno, Kepala Sekolah SMPN 5 Kota Madiun, kepada jurnalis, usai memberi pengarahan kepada para siswanya.

    Lebih jauh disampaikan Sujitno, lembaga yang dipimpinnya dirasa beruntung. Lantaran, sebutnya, dari 16 lembaga di Kota Madiun yang mendapat penyaluran MBG, SMPN 5 Kota Madiun menjadi sekolah yang ditunjuk untuk kegiatan tersebut.

    Hal lain yang perlu disyukuri, menurut Sujitno, bagi siswa yang biasanya makan siang dengan membeli di Kantin Sekolah atau membawa bekal sendiri dari rumah, akan terpangkas oleh program tersebut.

    Dirincinya, menu makanan yang diberikan kepada para siswa sudah memenuhi nutrisi sesuai kebutuhan tubuh. Lantaran, paparnya, dalam menu itu sudah dilengkapi dengan seporsi nasi putih dengan lauk ayam goreng, tempe goreng, sayur dan buah.

    “Soal air minum yang tidak terlengkap dalam paket, itu bukan urusan kami. Tapi yang jelas, kami bersyukur telah menerima program ini. Intinya, pemenuhan gizi dan nutrisi para siswa sudah tercukupi oleh pemerintah. Para siswa tidak perlu susah payah membawa bekal makan dari rumah, atau membeli di luar,” tutur bernada syukur Sujitno.

    Kegiatan itu berlangsung saat tiba waktunya makan siang, usai Sholat Dzuhur, dan dilakukan di ruang kelas masing-masing.

    Mekanismenya, pihak SPPG droping nasi kota di ruang tertentu. Kemudian para siswa bergiliran mengambil menu secara perwakilan, dan dinikmati diruang kelas masing-masing yang terdiri 3 lantai itu. (*)

  • RHU di Surabaya Diminta Terapkan SOP Khusus Pengunjung

    SURABAYA – Satpol PP Kota Surabaya meminta kepada semua pengelola Rumah Hiburan Umum (RHU) untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus bagi pengunjung.

    Harapan itu disampaikan Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser menyusul kerapnya terjadi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan pengendara dalam kondisi pengaruh minuman alkohol (mihol).

    “Manajemen RHU harus memiliki semacam treatment untuk pengunjung, misalnya memberikan air hangat sebelum pengunjung meninggalkan lokasi. Jika pengunjung naik mobil, pastikan ada teman yang mengemudikan kendaraan atau sediakan fasilitas antar dari pihak manajemen,” katanya.

    Menurutnya, SOP ini harus menjadi bagian dari pelayanan di RHU seperti bar atau diskotek. Meski ia mengakui bahwa patroli rutin juga dilakukan untuk mencegah konsumsi mihol di tempat-tempat publik seperti taman. “Jadi (SOP) itu juga harus menjadi bagian dari kesatuan pelayanan di tempat-tempat hiburan,” ujarnya.

    Fikser menekankan pentingnya peran pengelola RHU dalam memastikan pengunjung yang terpengaruh alkohol tidak membahayakan diri sendiri atau orang lain. Karena itu, dia mengusulkan agar pengelola bar atau diskotek untuk menyediakan ruang transit bagi pengunjung yang mabuk dan memberikan layanan antar jemput.

    “Pengelola harus juga bertanggung jawab atas keselamatan pengunjung. Jika ada pengunjung yang keluar dalam kondisi tidak memungkinkan untuk mengemudi, manajemen harus memberikan treatment khusus,” tegasnya.

    Terkait sanksi bagi RHU yang melanggar, Fikser menyebutkan bahwa penyegelan dilakukan melalui tahapan peringatan yang dikeluarkan oleh Perangkat Daerah (PD) terkait. Setelah peringatan pertama dan kedua, barulah Satpol PP dapat melakukan penyegelan. “Jadi penyegelan RHU harus melalui proses-proses. Ada peringatan satu dan dua dari PD terkait, baru kemudian kita bisa lakukan penyegelan,” paparnya.

    Pada sisi lain, Fikser menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak memberikan izin terkait penjualan mihol secara eceran. Penjualan mihol hanya diperbolehkan di tempat-tempat tertentu seperti RHU.

    “Nah, ketika operasi yustisi dilakukan, pelanggar dan barang bukti seperti botol mihol itu kami bawa ke tindak pidana ringan (Tipiring). Namun dendanya nanti memang tergantung dari hakim, meski Perda Surabaya sudah mengatur denda hingga Rp50 juta,” jelasnya.

    Mengenai kemungkinan SOP pengelolaan pengunjung RHU terkait mihol dimasukkan ke dalam Peraturan Wali Kota (Perwali), Fikser menjelaskan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pembahasan.

    “Kami sudah meminta agar SOP ini dibicarakan bersama para pengusaha RHU. Komitmen ini penting untuk mengurangi tingkat kecelakaan akibat pengaruh mihol,” katanya.

    Fikser mengaku sebelumnya telah meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya agar mengumpulkan seluruh pengusaha RHU. Hal ini penting untuk membahas komitmen bersama dalam mengurangi kecelakaan akibat mihol.

    “Langkah ini tidak selalu harus diatur melalui Perda, tapi bisa menjadi komitmen bersama demi keselamatan masyarakat,” imbuh Fikser.

    Sepanjang tahun 2024, Fikser mengungkapkan bahwa Satpol PP Surabaya telah menutup tiga lokasi RHU. Termasuk di antaranya adalah restoran dan bar, yang kedapatan menjual mihol tanpa izin.

    “Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menekan peredaran mihol ilegal dan melindungi masyarakat, khususnya anak di bawah umur dari dampak buruk alkohol,” tandasnya. (*)

  • PMK Serang 30 Kab/Kota di Jatim, Surabaya Perketat Monitoring Lapangan

    SURABAYA – Pemkot Surabaya melakukan antisipasi dalam mewaspadai Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mewabah di 30 kabupaten di Provinsi Jawa Timur.

    Sebagai upaya pencegahan wabah tersebut, pemkot rutin telah melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan ternak yang masuk maupun yang ada di Kota Pahlawan.

    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) telah melakukan pengecekan dokumen Surat Keterangan Sehat Hewan (SKKH) asli dari daera asal.

    “Hal ini dilakukan untuk memastikan hewan ternak yang masuk bukan berasal dari wilayah yang terjangkit wabah PMK,” kata Eri, Senin (6/1/2025).

    Meski begitu, Eri memastikan bahwa DKPP Surabaya rutin melakukan sosialisasi, serta pemeriksaan kesehatan hewan milik peternak di Kota Pahlawan.

    “DKPP terus bergerak ke peternak-peternak sapi di Surabaya. Kita ada sosialisasi kepada mereka, sambil melakukan pengecekan kesehatan,” tegasnya.

    Ia mengaku, hingga saat ini, belum ditemukan kasus PMK di Surabaya. Karena itu, Pemkot Surabaya akan terus melakukan pengetatan pengawasan dan monitoring di lapangan untuk mencegah masuknya virus PMK.

    “Alhamdulillah belum, semoga tidak ada. Di Rumah Potong Hewan (RPH) juga tidak ada,” ungkapnya.

    Sedangkan upaya melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak di Surabaya, Eri masih berkoordinasi tentang ketersediaan stok vaksin. (*)

  • Surabaya Antisipasi Wabah HMPV China

    SURABAYA – Meski belum masuk di Kota Pahlawan, namun Pemkot Surabaya sudah mengambil langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran wabah Human Metapneumovirus (HMPV) yang saat ini merebak di China. Salah satu upaya dengan berkoordinasi bersama Pemprov Jatim dan instansi terkait mengenai pengawasan di pelabuhan maupun bandara.

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperketat pemeriksaan kesehatan, terutama di pintu-pintu masuk pelabuhan.

    “Di setiap (pintu) masuk itu ada pemeriksaan kesehatan, terutama (orang) yang dari China. Sehingga saya berharap, dengan pemeriksaan kesehatan maka Insyaallah Surabaya masih bisa terjaga,” kata Eri usai istigasah di Balai Kota Surabaya, Senin (6/1/2025).

    Menurutnya, pemeriksaan di pintu-pintu masuk pelabuhan penting dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran wabah HMPV. Terutama pemeriksaan kepada warga usai melakukan kunjungan ke luar negeri seperti China.

    “Karena itu saya berharap untuk (pintu) masuk yang ke Indonesia, khususnya di Surabaya, pemeriksaan kesehatannya benar-benar diperkuat,” jelas dia.

    Selain itu, Eri juga menuturkan bahwa pihaknya terus mengupayakan langkah preventif lainnya, termasuk dengan menggelar istigasah. Menurut dia, kegiatan ini juga bertujuan untuk memohon perlindungan agar Surabaya terhindar dari wabah penyakit.

    “Karena itu, kenapa teman-teman (Pemkot Surabaya) sekarang saya ajak istigasah, salah satunya untuk mengurangi bala dan menghilangkan penyakit,” katanya.

    Eri memastikan hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus HMPV di Kota Surabaya. Namun, pihaknya tetap melakukan pemantauan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

    “Mohon doanya, semoga Surabaya tetap aman. Karena sampai hari ini belum ada laporan terkait penyakit itu (HMPV) di Surabaya,” jelasnya.

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun waspada terhadap penyebaran HMPV.

    Langkah pencegahan seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dinilai penting untuk meminimalisasi risiko penularan. Meski saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di pintu-pintu masuk internasional. (*)

  • Peringatan 100 Hari Alm “Sulthan”, Sempat Belajar Bahasa Jawa Agar Bisa Komunikasi dengan Neneknya

    KELUARGA Muhammad Sarmuji besama seribu jamaah yasinan Wonoayu Rungkut dan kader Golkar Jawa Timur melakukan doa bersama untuk 100 hari wafatnya M. Sutojoyo Sulthana Nasir dan Haul Hj. Giyah di Kediaman keluarga Jl. Wonoayu 185 Surabaya, Minggu (5/1/2025).

    Dalam mukadimah menyambut kedatangan para jamaah yasinan Muhammad Sarmuji menyatakan, doa bersama dihelat bersamaan 100 hari putranya Sulthan dan haul ibundanya Hj. Giyah.

    Terungkap bahwa dalam perjalanan hidupnya pertemuan nenek dan cucunya (Hj. Giyah dan Sulthan) itu hanya sebentar sebentar lantaran cucunya banyak mengahabiskan waktu di Pesantren, Kediri

    Selama di pesantren almarhun Sulthan juga belajar bahasa jawa. Ini mengandung maksut supaya bisa berkomunikasi dengan Neneknya dalam bahasa keseharian yakni bahasa jawa dengan baik.

    Tapi Allah berkehendak lain bahwa ketika Mak kawulo (Ibu saya) wafat, Sulthan tidak bisa pulang. Itu karena aturan pesantrean Ar Risalah Lirboyo Kediri sangat ketat. Santri tidak bisa meninggalkan tempat begitu saja sampaipun ada keluarga yang meninggal kecuali yang meninggal itu orang tuanya.

    Nah saat pulang libur, Sulthan betapa kegetnya karena Neneknya sudah wafat. Kepada ayahnya, Sulthan sempat mengatakan “waduh yah (Ayah, red) kadung (terlanjur) belajar bahasa kromo jowo. ” Ini kalimat kalimtat yang masih saya ingat sampai sekarang,” kata M. Sarmuji bercerita.

    Lalu hal kedua yang saya ingat lagi ketika Sulthan menjalani perawatan di Singapura, kami mendapat telepon dari sahabat yaitu Mas Arief, bupati Kebumen yang sedang berada di Makkah. Dalam telepon Mas Arief bercerita kalau semalam bermimpi Mas Sulthan duduk diantara raja. Sianggasana raja sangat mewah, sedangkan saya (Mas Arief,red) duduk dibawahnya. Dari cerita Mas Arief, Sarmuji menyimpulkan bahwa putranya itu akan kapundut (di panggil Alllah).

    Ketika Bupati Kebumen itu takziyah, dirumah ini Mas Arief menyampaikan pesan lagi dan bilang “Pak Sarmuji ada lagi yang ingin saya sampaikan ke panjenengan! Apa itu, jawab saya ke Mas Arief, sebenarnya saat Sulthan duduk di singgasana raja itu, ada orang lain yang duduk di sebelahnya lagi yakni Mak Saya (Ibu saya).

    Mas Arief, kata Sarmuji begitu kaget ketika ziarah makam, ternyata makam Mas Sulthan, bersebelahan dengan Neneknya yaitu Mak Saya. Kalau malam ini bertepatan dengan 100 harinya Mas Sulthan dan haul almarhum Mak Saya, kira kira memang ada hubungannya. “Saya mohon doa panjenengan semuanya semoga anak saya dan Mak saya diampuni semua kesalahan dan dosanya,”.

    Sultan, adalah putra pertama pasangan M Sarmuji-Maqnuniyah. Doa bersama yang diawali dengan pembacaan surat Yasin dan Tahlil dipimpin  empat Kyai masing masing pengasuh ponpes Ar Risalah Lirboyo Kediri, Kyai Muhammad Bin Muafi dari Sampang, Kyai Hasan Irsyad dari Probolinggo, Kyai Adib Faisal Probolinggo, Gus Ubaid dari Tulungagung.

    Hadir malam itu pengurus pleno DPD Golakr Jawa Timur, beberapa ketua DPD kabupaten/kota dan kolega Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji. (*)

  • Menko PMK: Kita Fasilitasi Anak-anak Indonesia untuk Mobilitas Vertikal

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) — Menteri Koordinator Pembangunan Manusia da Kebudayaan Pratikno mengedepankan, kita harus mendorong dan memfasilitasi anak-anak Indonesia mengalami mobilitas vertikal. Jangan sampai kelas bawah terus melahirkan generasi yang tetap di bawah, sementara hanya kelas atas yang bertahan.

    “Kita perlu menciptakan peluang agar semua anak harus memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Pratikno dalam acara Senin Bersinergi (SENERGI) di Aula Heritage Kemenko PMK, Jakarta, pada Senin (6/1/2025).

    SENERGI mengusung tema “Dukung Anak Kita Berani Bermimpi dan Wujudkan Mimpi”, dengan menghadirkan Merry Riana yang merupakan motivator sekaligus Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

    SENERGI kali ini berupaya memperkuat dan mendorong tindakan nyata para pegawai Kemenko PMK dalam menciptakan lingkungan yang dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi besar dan meraih cita-cita.

    Pratikno dalam sambutan menekankan pentingnya mobilitas vertikal sebagai cara mengangkat generasi muda dari lapisan bawah menuju kesuksesan. Ia menyoroti peran negara dalam menciptakan ekosistem yang mendukung anak-anak muda untuk percaya diri dan bermimpi besar.

    “Kita harus mendorong dan memfasilitasi anak-anak Indonesia mengalami mobilitas vertikal. Jangan sampai kelas bawah terus melahirkan generasi yang tetap di bawah, sementara hanya kelas atas yang bertahan. Kita perlu menciptakan peluang agar semua anak harus memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.

    Menurut dia,  kunci keberhasilan dalam membangun pendidikan adalah menciptakan ekosistem yang mendukung generasi muda untuk bermimpi besar, percaya diri, dan terus berjuang, dengan peran aktif dari berbagai pihak.

    “Ekosistem ini harus melibatkan negara dalam memberikan kebijakan dan fasilitas, dukungan masyarakat, serta kontribusi sektor swasta dalam menciptakan peluang. Sinergi semua pihak akan memastikan inklusivitas dan kesetaraan kesempatan bagi seluruh anak Indonesia,” tegas Menko PMK.

    Sebagai narasumber utama, Merry Riana berbagi pandangannya yang menginspirasi dalam sesi bincang santai. Ia menekankan bahwa salah satu kunci utama untuk mewujudkan mimpi adalah memiliki keyakinan yang kuat dan tak tergoyahkan.

    Menurutnya, perjalanan menuju mimpi besar dimulai dari keyakinan diri.

    “Ketika kita melangkah menuju mimpi, langkah pertama harus diawali dengan rasa yakin bahwa kita bisa. Tanpa keyakinan tersebut, kita akan kesulitan untuk menemukan solusi atau jalan yang diperlukan untuk mencapainya. Jika sudah yakin pada diri sendiri, langkah-langkah selanjutnya akan lebih mudah ditempuh,” tutur Merry.

    Merry Riana juga berbagi pesan inspiratif yang menjadi prinsip hidupnya dalam meraih sukses.

    Ia menekankan bahwa untuk mencapai impian, diperlukan keberanian untuk bermimpi besar dan tekad yang kuat untuk terus berjuang.

    “Dream big, work hard, and never give up. Berani bermimpi besar, berani membayar harga untuk mewujudkannya, dan tidak pernah menyerah dalam prosesnya. Mimpi bisa menjadi kenyataan jika kita persisten dan terus memperjuangkannya,” ungkap Merry dengan penuh semangat.

    Menutup sesi, Merry Riana mengingatkan bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi. Yang ada hanyalah niat dan usaha yang terlalu rendah. Mengawali tahun dengan semangat baru, ia mengajak semua orang untuk percaya pada kapasitas dan potensi luar biasa dalam diri, serta percaya pada rencana Tuhan.

    “Percaya diri bahwa kita punya kapasitas dan kemampuan yang luar biasa serta percaya Dia, percaya bahwa ketika kita melakukan yang baik, mempunyai niat yang baik, pada akhirnya hasilnya selalu baik,” tutup Merry. (ano/ais)

  • DPRD Jatim Tetapkan Rancangan Perda Tentang Perusahaan Perseroan BPR 

    SURABAYA WartaTransparansi.com) – Rancangan Perda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Jawa Timur akhirnya resmi digedok usai penyampaian pandangan akhir Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono yang disampaikan pada Sidang Paripurna, di Gedung DPRD Jatim, Senin (6/1). 

    Penetapatan Perda tersebut ditandai dengan penandatanganan antara eksekutif yang dilakukan langsung oleh Pj. Gubernur Adhy bersama jajaran legislatif yang dilakukan oleh Ketua DRPD Jatim M. Musyafak yang disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD Jatim. 

    Pj. Gubernur Adhy optimistis BPR Jatim akan memberi kontribusi dalam mengungkit ekonomi. Tak hanya itu, dalam menjalankan tugasnya Bank BPR Jatim juga diharapkan membantu para UMKM agar naik kelas. Yaitu dengan menyalurkan berbagai program kredit UMKM di Jawa Timur. 

    “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas rancangan Peraturan Daerah tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Jawa Timur, atau yang selanjutnya disingkat menjadi PT. BPR Jatim ini untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” ujarnya. 

    Lebih jauh, Pj. Gubernur Adhy menyatakan bahwa keberadaan BPR Jatim (Perseroda) ini tidak merubah visi misi untuk membantu para UMKM di berbagai bidang utamanya sektor koperasi, pertanian hingga sektor kelautan.  

    “Dengan peralihan status ini BPR Jatim bisa berekspansi seperti Bank umum lainnya untuk mencari profit produk perbankan, akses permodalan, tabungan, deposito sampai Kerjasama produktif dengan pihak lain,” terangnya. 

    Dengan ditetapkannya menjadi Perda, Pj. Gubernur Adhy mengatakan BPR Jatim bisa menarik modal melalui kerja sama dari pihak pihak lain, penyaluran kredit, hingga memberikan bantuan permodalan keuangan lainnya sesuai dengan tugas dan kewenangan dari BPR Jatim. 

    “Pendapat akhir dari seluruh Fraksi disimpulkan bahwa keberadaan BPR Jatim jangan merubah tujuan dari awal dari BPR dalam membantu koperasi dan UMKM melalui kredit lunaknya maupun permodalan lainnya. Selain itu juga BPR bisa melaksanakan tugas dan fungsi perbankan melalui permodalan hingga pemberian kredit lunak lainnya,” tegasnya. 

    Pada penyampaian pendapat akhir, Pj. Gubenur Adhy menjelaskan bahwa penetapan Perda ini akan mengoptimalkan peran dan fungsi PT.BPR Jatim baik dalam menggerakkan perekonomian daerah, memperluas akses keuangan kepada masyarakat. 

    Selain itu, BPR Jatim Perseroda diyakini mampu mendorong pembiayaan pada sektor sektor UMKM di Jawa Timur yang efektif dan efisien, serta memberi kontribusi bagi pendapatan daerah. 

    Menurutnya, penyesuaian nomenklatur dari Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur menjadi PT BPR Jatim (Perseroda) melaksanakan Pasal 314 huruf a Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK)  diharapkan lebih mampu dalam meningkatkan daya saing pada sektor perbankan. 

    Juga, dapat memperkuat pengaturan Bank Digital dan pemanfaatan teknologi informasi, dan memperkuat peran Bank Perekonomian Rakyat dalam menggerakkan perekonomian daerah dan pengembangan UMKM, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK tersebut.

    Saat ini, perekonomian di Jatim merupakan ekonomi berbasis kerakyatan, dan sebagai tulang punggung perekonomiannya berasal dari Koperasi dan UMKM.  

    “Lebih dari 50% (lima puluh persen) ekonomi Jatim disumbang oleh koperasi dan UMKM dengan kontribusi sebesar 58,36% (lima puluh delapan koma tiga enam persen) terhadap PDRB Jawa Timur.,” katany.

    Untuk itu, peran PT BPR Jatim (Perseroda) sangatlah dibutuhkan dalam menggerakkan perekonomian daerah dan khususnya pengembangan UMKM agar menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, profesional, dan mandiri. 

    Dalam kinerjanya, Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur yang telah menyalurkan kredit kepada sektor UMKM Produktif sebesar 92% (sembilan puluh dua persen). (guh/ais)

  • Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Sidak Atap SDN Sidodadi Candi Yang Ambrol  

    SIDOARJO (WartaTransparansi.com) – Gerak cepat dilakukan Ketua komisi D DPRD Sidoarjo, H. Dhamroni Chudlori begitu mendengar plafon sekolah ambruk. Ia langsung sidak untuk melihat plafon ambruk ruang kelas 5 – A SDN Sidodadi, Kecamatan Candi, Sabtu (4/1/2025) lalu.

    Dhamroni meninjau langsung plafon ruang kelas yang ambruk itu, didampingi oleh kepala sekolah SDN Sidodadi, Anita Wanodiya Kurnia dan tim dari komisi D.

    Di lokasi, Dhamroni melihat bahwa rangka galvalum untuk plafon yang dipasang oleh kontraktor pengaitnya kurang, hanya ada tiga titik, itu pun berupa kawat yang dikaitkan dengan rangka atap.

    “Kami melihat penyebab dari ambruknya plafon itu gara-gara pengait dari rangka plafon ke atap kurang. Harusnya per 1,5 meter ada satu pengait, jadi rangka plafon tersebut benar-benar kokoh,” kata Dhamroni.

    Dhamroni menambahkan,” selain pengaitnya kurang, kami menemukan ada kebocoran dari genteng, sehingga plafon tersebut tidak mampu menahan beban rembesan air dari atas, ini adalah salah satu penyebab juga,” paparnya. Diduga konsultan pengawasnya kurang teliti dalam bekerja.

    Peristiwa ambruknya plafon itu terjadi pada Jum’at (3/1/2024) pukul 07.05 WIB, pada saat siswa baru masuk ruang kelas, sebab ambruknya plafon itu, 7 siswa yang pagi itu mau mengikuti kegiatan belajar, harus tertimpa reruntuhan plafon gypsum tersebut.

    “Sebelumnya tidak terlihat ada indikasi mau ambruk atau bagaimana, tiba-tiba plafon itu ambruk dan menimpa 7 siswa di dalam kelas,” kata kepala sekolah SDN Sidodadi, Anita Wanodiya Kurnia kepada wartawan.

    Menurut Anita, siswa yang tertimpa reruntuhan material plafon tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Candi, hasilnya mereka hanya menderita luka ringan, oleh dokter langsung pulang ke rumah.

    “Hasil dari pemeriksaan dokter ke 7 siswa tersebut, hanya menderita luka ringan, jadi langsung disuruh pulang,” lanjutnya.

    Sementara pasca terjadinya plafon ambruk itu, kegiatan belajar mengajar di pindah ke Musholla sekolahan setempat.

    Ditanya soal ada berapa gedung yang rusak di SDN Sidodadi, Anita mengatakan ada dua gedung yang rusak. (afi/ais)

  • Hasil Liga 2 : Deltras FC Bekuk Gresik United Dalam Derby Plat W

    SIDOARJO (WartaTransparansi.com) – Deltras FC berhasil meraih kemenangan penting atas Gresik United dengan skor tipis 2-1 dalam laga pekan ke-13 Liga 2 Indonesia 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Minggu, 5 Januari 2025.

    Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, dan Deltras FC langsung menggebrak sejak awal. Gol pertama Deltras tercipta di menit ke-9 melalui aksi Sekou Sylla yang memanfaatkan umpan matang dari Wigi Pratama.

    Gol kedua Deltras hadir di menit ke-26. Kali ini, Wigi Pratama menjadi pencetak gol setelah memanfaatkan bola pantul hasil kemelut di kotak penalti Gresik United. Dengan ketenangannya, Wigi menempatkan bola di atas kepala Penjaga Gawang Gresik United Dikri Yusron, membawa Deltras unggul 2-0.

    Di babak kedua, Gresik United mencoba bangkit. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-55 melalui tendangan spekulasi melengkung dari Alif Jarlani. Bola meluncur indah ke sisi kiri gawang Deltras yang dijaga Panggih Prio, membuat skor berubah menjadi 2-1.

    Meski terus menekan, Gresik United gagal mencetak gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan. Deltras FC sukses mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

    Kemenangan ini mengantarkan Deltras FC ke posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 22 poin, menyamai poin Persipal Palu yang berada di peringkat ketiga. Sementara itu, kekalahan ini membuat peluang Gresik United untuk lolos ke babak 8 besar semakin sulit. Mereka kini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan jarak poin yang cukup jauh dari posisi aman. (why/ais))