SOLO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta resmi membuka rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Surakarta 2026 melalui kegiatan jalan santai bertajuk Mlaku Timik-Timik, Sabtu (24/1/2026) pagi. Kegiatan ini digelar di kawasan Stadion Manahan, Kota Solo, dan diikuti ratusan peserta dari kalangan wartawan se-Solo Raya beserta keluarga dan kolega.
Sejak pagi hari, suasana kebersamaan sudah terasa. Para jurnalis dari berbagai media cetak, online, radio, dan televisi tampak antusias mengikuti rute jalan santai mengelilingi Stadion Manahan yang dikenal memiliki lingkungan asri dan rindang. Tak sekadar berolahraga, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi, mulai dari wartawan muda hingga senior dan sesepuh PWI.
Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul, mengatakan kegiatan jalan sehat ini menjadi pembuka dari sejumlah agenda yang telah disiapkan untuk menyemarakkan HPN PWI Surakarta 2026.
“Ini baru sebagian dari rangkaian HPN. Tujuannya bukan hanya sehat dan kuat, tetapi juga berkumpul bareng. Setelah olahraga, kita sarapan bersama dengan menu masakan Jawa. Sehat, nikmat, dan bahagia bisa ngumpul dengan teman-teman wartawan Solo Raya,” ujar Anas.
Ia menjelaskan, PWI Surakarta telah menyiapkan berbagai kegiatan lain dalam rangka HPN, di antaranya pameran pers bekerja sama dengan Monumen Pers Nasional, kegiatan mlaku-mlaku jalan sehat, anjangsana, lomba jurnalistik bekerja sama dengan PMS, hingga tirakatan atau malam resepsi HPN yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Menurut Anas, HPN diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, soliditas, sekaligus meningkatkan kualitas kerja jurnalistik di wilayah Solo Raya.
“Kami ingin HPN menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme wartawan. Salah satunya melalui lomba jurnalistik,” katanya.
Lebih lanjut, PWI Surakarta juga memberikan perhatian khusus pada nilai keberagaman dan kebhinekaan. Hal ini diwujudkan melalui lomba penulisan bertema harmoni dan kebhinekaan, serta agenda sosial yang rutin digelar setiap peringatan HPN, seperti santunan dan ziarah ke makam wartawan senior.
“Pemberian santunan sudah menjadi agenda rutin. Ini bagian dari upaya menjaga silaturahmi dan menghormati para senior wartawan di Solo Raya,” tambah Anas.
Rangkaian kegiatan HPN di tingkat lokal ini nantinya akan berpuncak pada keikutsertaan delegasi PWI Surakarta dalam peringatan Hari Pers Nasional tingkat nasional yang dipusatkan di Banten.
“Insyaallah kami juga akan menghadiri HPN nasional di Banten yang direncanakan dihadiri oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN PWI Surakarta, Bramantyo, mengungkapkan bahwa pemilihan kegiatan jalan sehat sebagai pembuka rangkaian acara didasari keinginan untuk mempererat kerukunan dan kekeluargaan antarpekerja media dalam suasana santai dan inklusif.
“Jalan sehat itu dipilih karena sederhana, murah, dan bisa membangun kerukunan. Selain itu, kita bisa menghirup udara segar. Kota Solo kan asri, rindang, dan nyaman. Pesertanya juga lengkap, dari wartawan aktif hingga para senior PWI,” jelasnya.
Bramantyo berharap HPN 2026 dapat menjadi titik balik penguatan profesi jurnalis di Solo Raya. Melalui kegiatan yang melibatkan keluarga, ia optimistis solidaritas wartawan akan semakin kokoh di tengah dinamika dan tantangan industri media yang terus berkembang.
“Harapannya, melalui Hari Pers Nasional ini, pers semakin jaya dan wartawannya semakin sejahtera,” pungkasnya. (*)





