Kesalahan Umum Memelihara Ikan Hias Pemula yang Wajib Dihindari

Memelihara ikan hias terlihat sederhana, tapi banyak pemula gagal bukan karena ikannya sulit dirawat, melainkan karena kesalahan dasar yang sering dianggap sepele. Akibatnya, ikan cepat stres, mudah sakit, bahkan mati dalam hitungan hari.
Kesalahan Umum Memelihara Ikan Hias Pemula yang Wajib Dihindari

Ragamjatim.com – Memelihara ikan hias terlihat sederhana, tapi banyak pemula gagal bukan karena ikannya sulit dirawat, melainkan karena kesalahan dasar yang sering dianggap sepele. Akibatnya, ikan cepat stres, mudah sakit, bahkan mati dalam hitungan hari.

Artikel ini membahas kesalahan umum memelihara ikan hias pemula, lengkap dengan penjelasan dan cara menghindarinya agar ikan tetap sehat dan akuarium lebih awet.

1. Akuarium Terlalu Kecil

Kesalahan paling sering adalah memilih akuarium kecil karena dianggap praktis.

Dampaknya:

  • air cepat kotor
  • oksigen terbatas
  • ikan mudah stres

Solusi: Gunakan akuarium minimal 40–60 cm untuk ikan hias kecil agar kualitas air lebih stabil.

2. Mengisi Ikan Terlalu Banyak

Melihat akuarium kosong sering membuat pemula tergoda menambah ikan.

Dampaknya:

  • amonia meningkat
  • ikan berebut oksigen
  • risiko kematian massal

Solusi: Sesuaikan jumlah ikan dengan ukuran akuarium dan kapasitas filter.

3. Langsung Memasukkan Ikan ke Air Baru

Air keran langsung dipakai adalah kesalahan fatal.

Dampaknya:

  • ikan kaget
  • iritasi insang
  • kematian mendadak

Solusi: Endapkan air minimal 12–24 jam atau gunakan anti klorin.

4. Tidak Menggunakan Filter dan Aerator

Akuarium tanpa filter hanya cocok untuk kondisi tertentu.

Dampaknya:

  • air cepat bau
  • kotoran menumpuk
  • ikan mudah terserang penyakit

Solusi: Gunakan filter sederhana dan aerator meski akuarium kecil.

5. Memberi Pakan Berlebihan

Banyak pemula mengira ikan harus sering diberi makan.

Dampaknya:

  • air cepat keruh
  • jamur dan bakteri berkembang
  • ikan kekenyangan

Solusi: Beri pakan 2 kali sehari dan habis dalam 1–2 menit.

6. Terlalu Sering atau Terlalu Jarang Ganti Air

Kedua ekstrem ini sama-sama berbahaya.

Dampaknya:

  • ganti air total → ikan stres
  • jarang ganti air → kualitas air menurun

Solusi: Ganti 20–30% air setiap 5–7 hari.

7. Mencampur Ikan yang Tidak Cocok

Tidak semua ikan bisa hidup berdampingan.

Dampaknya:

  • ikan stres
  • sirip rusak
  • ikan kecil jadi korban

Solusi: Campur ikan dengan ukuran dan karakter yang seimbang, seperti guppy, molly, dan neon tetra.

8. Mengabaikan Tanda Ikan Sakit

Pemula sering terlambat menyadari perubahan perilaku ikan.

Tanda umum:

  • diam di sudut akuarium
  • warna memudar
  • tidak mau makan

Solusi: Segera cek kualitas air dan pisahkan ikan sakit bila perlu.

9. Terlalu Banyak Dekorasi

Dekorasi memang mempercantik akuarium, tapi bisa jadi bumerang.

Dampaknya:

  • ruang berenang sempit
  • kotoran menumpuk
  • ikan mudah stres

Solusi: Gunakan dekorasi secukupnya dan sisakan ruang berenang.

10. Tidak Sabar dan Ingin Serba Cepat

Pemula sering ingin akuarium langsung ramai dan indah.

Dampaknya:

  • ikan belum adaptasi
  • sistem belum stabil
  • ikan cepat mati

Solusi: Biarkan akuarium beradaptasi, tambahkan ikan secara bertahap.

Penutup

Kesalahan umum memelihara ikan hias pemula sebenarnya bisa dihindari jika memahami dasar-dasarnya. Dengan akuarium yang tepat, jumlah ikan seimbang, dan perawatan rutin, ikan hias murah pun bisa hidup sehat dan mempercantik rumah.(*)

Penulis: Redaksi