Kepala BPSDM Dr. Ramliyanto, Kader IMM Harap Perkaya Diri Melalui Literasi dan Belajar Tanpa Henti

Kepala BPSDM Dr. Ramliyanto, Kader IMM Harap Perkaya Diri Melalui Literasi dan Belajar Tanpa Henti

Malang, Ragamjatim.com – Kepala BPSDM Pemprov Jawa Timur, Dr. Ramliyanto, SP., MP. mengingatkan kader-kader IMM untuk senantiasa memperkaya diri melalui literasi dan belajar tanpa henti.

Ini diungkapkan dalam pembukaan Darul Arqam Madya Nasional (DAMNas) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) IMM Malang Raya di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Arjosari, Kota Malang pada Sabtu (20/12/2025).

Tantangan utama generasi Z ialah menghadapi perkembangan teknologi. Diantaranya meliputi kemajuan teknologi yang pesat, kesenjangan pengalaman, serta perlunya manajemen stres dan komunikasi yang efektif di era digital, ungkapnya.

Ia juga menyoroti tantangan nyata generasi Z atau generasi muda di dunia kerja yang terus berevolusi. Menurutnya, kader IMM sebagai bagian dari generasi muda harus mengambil kesempatan apapun selagi baik dan tidak membatasi diri untuk hal apapun.

Hal senada juga diungkapkan Komisioner KPU Jawa Timur, Choirul Umam, S.Pd yang mengingatkan para peserta untuk tetap bijak dalam menggunakan kemajuan AI. Menurutnya, generasi muda harus memanfaatkan pengetahuan yang semakin berkembang.

“Kawan-kawan tinggal membiasakan diri untuk menggunakan dan memanfaatkan AI dengan bijak. Gunakan ChatGPT dengan prompt sesuai kebutuhan kita, ungkapnya.

Dikatakan, dalam dunia sekarang ini kita harus menggunakan pengetahuan untuk menyaring segala informasi yang diberikan kepada kita. Sehingga dapat diketahui makna diluar dan didalam fenomena tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum PC IMM Malang Raya, Kelvin Argo Beni dalam laporannya mengungkapkan bahwa DAMNas Malang Raya didesain sebagai wahana untuk mengupgrade kapasitas diri, update skill, sehingga dapat menjadi kader madya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Hari ini arus informasi yang mengalir ke kader-kader IMM begitu cepat. Dulu kita masih bisa meng-crosscheck setiap informasi. Tapi kini dengan adanya AI, kita sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu,ujarnya.

Maka dari itu, ia berharap DAMNas kali ini dapat menyiapkan kader-kader yang melek teknologi dan melek literasi digital guna menghadapi tantangan yang ada hari ini. Sehingga evolusi organisasi bisa berjalan beriringan dengan evolusi peradaban tanpa mengorbankan nilai-nilai prinsipil dan ideologi yang menjadi falsafah gerak IMM.

Selain dihadiri pejabat provinsi, pembukaan juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Malang Raya, kader-kader IMM, serta organisasi otonom Muhammadiyah se-Malang Raya. Kegiatan DAMNas IMM Malang Raya ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari dan diisi oleh berbagai materi dan simulasi terapan serta sedianya akan diakhiri dengan Gala Dinner di Balai Kota Malang. (*)

Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Dr. Ramliyanto, SP., MP., Komisioner KPU Jawa Timur Choirul Umam, S.Pd., Wakil Rektor III UMM Dr. Nur Subeki, S.T., M.T., Wakil Ketua PDM Kota Malang Ibnu Mujahidin, FOKAL IMM Malang Raya Izzudin Fuad Fathony, Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur drh. Devi Kurniawan, M.M., dan para tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pejabat tingkat provinsi Jatim ini menandai dibukanya secara resmi proses perkaderan tingkat madya yang diikuti oleh puluhan delegasi IMM dari seluruh daerah di Indonesia. (red)

Editor: Redaksi